Tampilkan postingan dengan label Kajian Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kajian Umum. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 Juli 2024

TABAYYUN

             Suatu hari, Rasulullah mengutus Al-Walid bin ‘Uqbah bin Abi Mu’ith kepada Bani Musthaliq untuk mengambil zakat dari mereka. Hal ini Rasulullah lakukan karena sebelumnya Al-Harits, pemimpin Bani Musthaliq, sudah masuk Islam dan berjanji akan mengajak kaumnya masuk Islam kemudian akan mengumpulkan zakat dari mereka yang bersedia masuk Islam.

Di Tengah perjalanan setan datang menggoda Al-Walid bin ‘Uqbah bin Abi Mu’ith dengan memanfaatkan masa lalu Al-Walid yang pernah bermusuhan dengan Bani Musthaliq. Setan membisikan persangkaan dalam diri Al-Walid bahwa Bani Musthaliq akan menolak dan membunuhnya. Maka Al-Walid kemudian kembali ke Madinah dan menyampaikan laporan kepada Rasulullah bahwa Bani Musthaliq menolak membayar zakat dan berencana untuk membunuh dirinya. Mendengar laporan dari Al-Walid ini, Rasulullah langsung mempersiapkan pasukan untuk memerangi Bani Musthaliq.

Namun ternyata setelah pasukan Rasulullah ini sampai di tempat Bani Musthaliq, mereka melihat Bani Musthaliq sedang melaksanakan shalat maghrib dan isya, artinya mereka masih beriman dan taat kepada Allah  dan Rasul-Nya . Merekapun segera menyerahkan zakat yang sudah dijanjikan Al-Harits sebelumnya. Setelah ditabayyun kepada Al-Harits didapati keterangan bahwa mereka tidak pernah menerima kedatangan utusan Rasulullah . Artinya berita yang disampaikan Al-Walid adalah berita bohong. (Tafsir Ibnu Katsir)

Senin, 28 Desember 2020

UJIAN ADALAH KASIH SAYANG ALLAH TA’ALA BAGI ORANG BERIMAN

 Dalam kehidupan, manusia tidak selalu mendapatkan kesenangan, manusia seringkali juga mendapatkan kesulitan. Tidak selalu mendapatkan kesehatan, seringkali juga mendapatkan kesakitan. Tidak selalu mendapatkan kekayaan, seringkali juga mendapatkan kemiskinan. Tidak selalu mendapatkan kebahagiaan, seringkali juga mendapatkan kesedihan. Itulah sunnatullah yang berlaku dalam kehidupan manusia di alam dunia ini.

Orang beriman, ketika memandang kedua sisi dalam kehidupan itu, maka ia harus memandangnya sesuai dengan tuntunan Allah Ta’ala. Maka ketika ia memandang sesuatu yang jelek dalam hidupnya, seperti kesulitan, kesakitan, kemiskinan atau kesedihan, maka ia pun harus memandangnya sesuai dengan tuntunan Allah Ta’ala. Dalam Al-Qur`an surah Al-Ankabut ayat 2, Allah Ta’ala sudah menjelaskan bahwa orang-orang beriman pasti akan mendapatkan cobaan dalam kehidupannya. Allah Ta’ala berfirman:

 أَحَسِبَ ٱلنَّاسُ أَن يُتۡرَكُوٓاْ أَن يَقُولُوٓاْ ءَامَنَّا وَهُمۡ لَا يُفۡتَنُونَ ٢ 

“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi”

Minggu, 15 Oktober 2017

RAHASIA TAQWA DIBALIK IDUL ADHA; BEKAL TERBAIK KEHIDUPAN KITA


Oleh: Dwi Budiman Abu Dzakir

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ ِباللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَآءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِيْ تَسَآءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا.
يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا. يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا.
أَمَّابَعْدُ؛ فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللهَ، وَخَيْرَ الهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَشَرَّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَكُلَّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ وَللهِ الحَمْدُ
“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah dan Allah Maha Besar. Allah Maha Besar, segala puji bagi-Nya”

Kaum Muslimin yang dirahmati Allah Swt.
Puji dan syukur mari tak henti-hentinya kita panjatkan kepada Allah Swt atas segala nikmat yang telah Allah anugerahkan kepada kita semua. Shalawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Rasulullah Saw, kepada keluarga beliau, para sahabat beliau dan seluruh pengikut beliau yang senantiasa tunduk dan patuh kepada sunnah-sunnah beliau.
Kaum Muslimin yang dirahmati Allah Swt.
Hari ini kita sama-sama merayakan Idul Adha Tahun 1438 H. Di hari raya ini, ada dua ibadah yang dilaksanakan oleh kaum muslimin secara bersamaan. Pertama adalah ibadah qurban yang akan kita lakukan selepas pelaksanaan shalat Idul Adha ini. Kedua, ibadah haji yang dilaksanakan oleh saudara-saudara kita dari seluruh penjuru dunia di Kota Makkah al Mukarramah. Yang menarik, ada satu kesamaan dari kedua ibadah tersebut, yaitu keduanya sama-sama memiliki tujuan yang sama, yaitu agar orang yang melaksanakannya mencapai derajat taqwa.

Ketua STID Mohammad Natsir Ikuti Madani SEA Leadership Program 2025 di Malaysia

   Ketua STID Mohammad Natsir, Dr. Dwi Budiman Assiroji, mengikuti program   Madani South East Asia Leadership Program   (MSeaLP2025) di Kua...